Akal Besar dan Pembelajar Cepat

diki's weblog

Dulu sahabat Rasulullah ketika masuk ke Persia setelah menang dalam perang Qodisiyah, ada sahabat yang mendapat perak. Dia tidak tahu kalau itu perak. Lalu dia makan, karena dia pikir bahwa itu garam. Tapi walaupun demikian dia dan sahabat yang lain tiba-tiba menjadi para pemimpin peradaban dunia.

Akal besar. Ia selalu membuat manusia menyejarah. Ia selalu membuat kekaguman tersendiri. Dari sanalah kaidah nothing impossible bisa berlaku. Ia bukan sekedar ambisi. Ia adalah ambisi yang sadar; terjaga dan terarah. Ia adalah samudera yang tenang, selalu berpotensi membuat gelombang yang besar.

Hanya dengan akal besarlah kamu bisa membuat sejarah besar. Sebab, kamu tidak bisa melawan kekerdilan jiwamu kecuali dengan akal besarmu. Sebab, kamu tidak bisa meraih kehidupan yang terhormat kecuali dengan akal besarmu. Sebab, kamu tidak bisa menundukkan musuhmu kecuali dengan akal besarmu.

Tapi kamu jangan lupa akan satu hal. Akal besarmu memiliki tuntutan. Ia akan menjadi ilusi yang hampa jika tuntutannya…

View original post 128 more words

Advertisements

Komentar..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: