Traditional Morning Market of Rantepao: Gratefulness and Integration

Tulisan saya tentang Pasar Pagi Tradisional Rantepao di blog In Search of Makassar and Toraja, School of Arts and Social Sciences, Monash University Malaysia✌

In Search of Makassar & Toraja '14

Written by Muh Ihsan Harahap
Photos by Muh Ihsan Harahap

Bahasa Indonesia:

Rantepao, 1 December 2014

Pukul 5.00 a.m. saya bangun dari alam mimpi. Setelah sholat Shubuh, saya memutuskan untuk pergi ke Pasar Pagi Tradisional Rantepao, yang terletak sekira 100 meter dari pondok kami menginap, Wisma Monton. Sebagian orang menamakan pasar ini sebagai “Pasar Pagi Sayur-Mayur”. Pasar ini dinamakan “Pasar Pagi” dikarenakan aktivitas jual-beli berlangsung hanya pada 05.00 pagi sampai 11.00 pagi. Namun nama “Sayur-mayur” agak membingungkan bagi pengunjung pertama ataupun para turis. Mereka mungkin akan berpikir komoditas yang diperdagangkan di pasar ini hanyalah beragam sayur-mayur, kenyataannya, berbagai komoditas dipasarkan di sini lebih dari itu: berbagai jenis ikan, kopi toraja, rempah-rempah, buah-buahan, daging babi, daging kerbau, telur, tempe-tahu, dan beberapa warung makan berukuran 3×2 meter.

Hari ini, pasar tradisional Toraja telah mengalami perubahan menyangkut sistem regulasi. Pasar-pasar tradisional Toraja sekarang dikelola oleh pemerintahan daerah dan dibagi dalam 5 kelompok. Dari…

View original post 1,419 more words

Advertisements

2 thoughts on “Traditional Morning Market of Rantepao: Gratefulness and Integration

  1. duniaku says:

    sharing yang bagus & sangat bermanfaat

Komentar..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: